Liburan Seorang Diri? Why Not?

Liburan Seorang Diri (Solo Trip)
Liburan Seorang Diri (Solo Trip)

Melakukan solo trip alias jalan-jalan seorang diri bisa menjadi alternatif liburan di akhir pekan yang cukup menantang. Jika selama ini kamu terbiasa bepergian bersama orang lain, entah itu teman, keluarga, kerabat atau pasangan, maka kali ini cobalah untuk melakukan solo trip dengan bepergian seorang diri. Kamu bisa memulainya  dengan mengunjungi kota-kota yang masih berdekatan dengan kota yang kamu tinggali saat ini atau jika dirasa terlalu jauh, kamu bahkan dapat memulainya dengan menjelajah tempat-tempat wisata lokal di kotamu sendiri. Bawalah barang bawaan seperlunya saja, jangan terlalu berat karena kamu hanya akan bepergian seorang diri saja.

Pada dasarnya, melakukan solo trip atau perjalanan seorang diri sama saja seperti bepergian bersama. Kita dapat menyusun itinerary terlebih dahulu dan merencanakan estimasi pengeluaran selama liburan. Bedanya, ketika melakuan aktivitas travel sendirian, kamu dituntut untuk lebih berani dan waspada. Terutama karena kamu hanya pergi seorang diri dan sudah barang tentu harus mengurus segala keperluanmu seorang diri pula sesampainya di kota tujuan. Karena itulah, kamu amat disarankan untuk memesan tiket transportasi serta kamar hotel sejak jauh-jauh hari, agar sesampainya di kota tujuan kamu tidak lagi dipusingkan dengan hal-hal sepele, seperti “Akan menginap dimana?” dan lain sebagainya. Sebisa mungkin, carilah hotel atau penginapan yang berdekatan dengan objek wisata yang hendak kamu kunjungi. Hal ini akan membantu kamu dalam menghemat waktu dan biaya transportasi yang harus dikeluarkan. Dan yang tak kalah penting, sediakan juga peta fisik yang akan membantu dan memandu kamu dalam berwisata keliling kota. Karena kadangkala ada lokasi-lokasi yang tidak dapat dijangkau oleh peta digital semisal Google Maps, Waze atau lainnya dan hanya terdapat di peta fisik. Oiya, peta fisik seperti ini biasanya dapat kamu temukan dengan mudah di lobby-lobby hotel atau penginapan. Atau jika tidak ada, kamu dapat menanyakannya pada pemilik atau pengelola penginapan. Kamu tidak perlu membawa atau memintanya, kamu cukup memotretnya saja supaya lebih efisien.

Dan sesampainya di tempat wisata yang kamu tuju, jangan ragu pula untuk bertanya mengenai seluk-beluk tempat wisata tersebut kepada pengelola tempat wisata yang sedang bertugas. Kamu dapat langsung menanyakan hal-hal penting seperti, spot-spot mana saja yang sering dikunjungi para wisatawan? Dan jalan mana yang harus kamu telusuri untuk dapat sampai disana? Hal ini dimaksudkan untuk menghemat waktu, agar kamu tidak hanya berputar-putar tanpa tujuan sekaligus memperkecil kemungkinan kamu akan tersesat di tempat wisata tersebut.

Keamanan selama bepergian juga harus diperhatikan, jangan letakkan barang bawaan kamu disembarang tempat. Dan yang terpenting adalah nikmati waktu liburanmu dan menjadikan solo trip sebagai beban. Anggaplah perjalanan seorang diri ini sebagai me time yang berkualitas sekaligus sebuah tantangan baru yang belum pernah kamu coba sebelumnya. Travel seorang diri akan memberimu begitu banyak hal berkesan untuk diceritakan serta pengalaman seru sesudahnya.

Nah, itu kira-kira beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum melakukan solo trip untuk mengisi akhir pekanmu.

Selamat berlibur sahabat 😊